Partisi Pada Arsitektur Rumah Minimalis 2 Lantai

Mengenal Fungsi Partisi Pada Arsitektur Rumah Minimalis 2 Lantai

 

arsitektur rumah minimalis 2 lantai

Partisi merupakan salah satu elemen yang dapat mempercantik ruangan selain fungsinya untuk membatasi ruang. Penggunaan partisi kerap dijumpai pada rumah mungil, entah itu gaya rumah minimalis 1 lantai atau gaya arsitektur rumah minimalis 2 lantai. Model dan bahan partisi pun berbeda-beda tergantung kebutuhan dan selera si penghuni rumah tersebut. Tujuan penggunaan partisi yaitu mengindikasikan perbedaan area di dalam sebuah ruang untuk memperoleh rasa nyaman dan aman.

Apa itu partisi?

Arti dari partisi atau sekat adalah pembatas dalam ruangan, satu penyekat yang dapat dipasang dan atau dipindah sesuai keinginan atau fungsi ruang yang dikehendaki.  Bagi mereka yang berkecimpung di dunia interior desain, mungkin sudah sangat familiar dengan istilah partisi. apapun bentuk rumah anda, partisi dalam berbagai macam bentuknya dapat anda temui.

Bagi gaya arsitektur rumah minimalis 2 lantai atau 1 lantai, partisi juga merupakan salah satu elemen yang digunakan untuk membagi ruangan ke dalam beberapa bagian. Banyak juga yang menyebut partisi ini sebagai ‘dividers’ atau ‘screens’. Biasanya, partisi ini juga merupakan bagian dari dinding ruangan. Tapi, kebanyakan pemilik rumah tak menginginkan pembatas yang bersifat permanen. Untuk itulah, kebanyakan partisi bersifat non permanen atau dapat dipindah – pindah atau dibongkar pasang dengan mudah.

Fungsi-Fungsi Partisi

  • Menambah jumlah ruangan.

arsitektur rumah minimalis 2 lantaiDalam penambahan ruangan, biasanya digunakan partisi yang masif yang terbuat dari bahan gypsum atau batu bata, yaitu berupa dinding. Selain rumah tingga, partisi ini juga tak jarang kita temui di ruang perkantoran, sekolah, rumah sakit, serta area publik lain.  Pada rumah tinggal, partisi inilah yang membagi ruang sesuai fungsinya, misalnya teras, ruang tamu, ruang keuarga, dapur, kamar mandi, kamar tidur,  gudang, dan lain sebagainya. Pada model arsitektur rumah minimalis 2 lantai atau lebih, adakalanya partisi digunakan sebagai sekat antara kamar, hal ini di maksudkan untuk menyesuaikan

Pada lingkungan sekolah, partisi ini kerap digunakan untuk menciptakan kelas – kelas yang berukuran lebih kecil. Selain itu, apabila sekolah tersebut mengadakan acara yang melibatkan banyak orang, misalnya acara lulusan siswa, maka pihak sekolah dapat memindahkan partisi – partisi tersebut untuk mendapatkan sebuah ruangan yang luas menyerupai aula, sehingga mampu menampung orang dalam jumlah banyak.

Sedangkan di kantor, kita sering menemui partisi ini dalam bentuk kubus – kubus (workstation) yang membagi ruang kerja antara satu pegawai dengan pegawai lainnya. Sehingga, boleh dibilang partisi ini sangat fleksibel dan mampu mengatasi masalah ketersediaan ruangan.

  • Memisahkan area publik dengan area privasi di suatu rumah.

arsitektur rumah minimalis 2 lantaiPartisi ini juga tidak hanya hadir sebagai pelengkap, tapi bisa juga dimanfaatkan untuk mempercantik ruangan. Bahkan, kini telah ada berbagai model serta desain partisi dengan konsep dan penataan tertentu.

  • Sebagai tempat penyimpanan.

arsitektur rumah minimalis 2 lantaiAdalah fungsi lain dari partisi, dengan ketebalan tertentu, partisi dapat diberi cerukan terbuka ataupun cerukan berpintu sehingga menyerupai bufet atau almari yang mempunyai desain dua muka sehingga ruangan yang berada didepan dan dibelakangnya menjadi terlihat lebih menarik.  Partisi juga berfungsi untuk menyiasati rumah minimalis agar ruangan terkesan luas. Tentunya menggunakan jenis partisi yang tidak masif.

Tipe-tipe Partisi

Di pasaran, tentunya kita menjumpai beragam varian partisi. Namun, partisi  dapat digolongkan ke dalam beberapa tipe, yaitu:

  • Tipe Akordion

Tipe akordion biasanya terpasang di langit – langit dan menjuntai ke bawah, misalnya seperti gorden atau tirai.

  • Tipe Folding Panel

arsitektur rumah minimalis 2 lantaiTipe partisi folding panel biasanya terdiri dari 2 atau 3 panel yang berdiri dan dapat dilipat. Dan hal ini umumnya kita jumpai di aula gedung perkantoran dimana partisi ini dapat membagi satu ruangan besar menjadi beberapa ruangan kecil. Dan jika kita ingin menjadikannya kembali sebagai satu ruang besar oleh karena membutuhkan ruangan yang luas, kita dapat melipat partisi tersebut. Mudah bukan?

  • Tipe Portabel

Pada bagian bawah partisi ini biasanya terdapat roda sehingga memudahkannya untuk dipindah atau digeser dari tempatnya semula.

  • Tipe permanen.

Maksud dari kata permanen disini adalah partisi yang dibuat khusus yang tidak dapat dipindahkan kecuali dengan dibongkar. Biasanya partisi jenis ini dibuat menyatu dengan struktur bangunan, seperti menyatu dengan rangka plafon, dengan struktur dinding, dan lainnya. Begitu pun dengan rancangannya, biasanya mengikuti rencana desain bangunannya.

  • Tipe Non Permanen.

Artinya adalah partisi yang ukurannya, bentuknya, dan modelnya fleksibel dan mudah untuk dipindah-pindahkan. Biasanya, partisi jenis ini kerap kali berubah fungsi. Sekali waktu bisa menjadi backdrop ataupun hanya sebagai penutup ruang.

  • Tipe Masif.

Jenis partisi yang seperti ini berfungsi meminimalisasi kemungkinan bocornya tampilan, baik secara visual maupun audio. Selain itu, berfungsi juga sebagai pembatas ruang yang menampung kegiatan yang berprivasi tinggi.

  • Tipe Transparan.

Batas ruang yang terbuat dari kaca memungkinkan ruang dibuat dengan alur sirkulasi yang menerus dan menyatu. Pemakaian kaca sebagai penanda batas ruang juga memudahkan anda mengetahui apa yang terjadi dalam ruang yang lain. Partisi ini cocok untuk anda yang mempunyai anak kecil, karena anda bisa memantau mereka dengan baik.

  • Tipe Semi Transparan.

arsitektur rumah minimalis 2 lantaiDengan mengkombinasikan material yang punya karakter transparan dengan material yang dikenal bersifat tertutup sering menjadi solusi untuk sekat dan partisi semi transparan.

Sekat seperti ini dibutuhkan karena ada kalanya kita membutuhkan penutup, namun, tetap bisa ditembus sinar matahari atau hanya ingin sekedar bisa melihat kondisi di sekitarnya.

Material Partisi

Sebuah partisi bisa terdiri dari satu macam material, tapi bisa juga terdiri dari berbagai macam material yang dikombinasikan menjadi satu melalui proses manufaktur. Material yang banyak digunakan misalnya kayu, plastik, bambu, vinyl, kulit, kaca, rotan, dan sebagainya. Setiap material tersebut kemudian terbagi dalam beberapa konsep serta desain. Selain itu, terkadang ada juga partisi yang hadir sekaligus sebagai marker boards (Papan penilai), papan tulis, meja, dan biasanya tipe – tipe partisi tersebut lebih banyak digunakan di kelas atau di ruang kerja.

  • Gypsum

Gypsum digunakan sebagai partisi jika kita menginginkan pembatasan ruang secara masif. Gypsum board atau papan gypsum ini biasa digunakan untuk dinding ruangan dan partisi ruangan, memiliki bentuk yang padat dan kering sehingga sangat memudahkan proses pemasangan atau konstruksinya. Kita tidak membutuhkan waktu lama untuk menunggu plester untuk kering. Dan konstruksi atau pengerjaannya pun tidak tergantung cuaca.

  • Kayu

Penggunaan partisi dari susunan beberapa bilah kayu amat diminati banyak pemilik orang, sebab selain memberi kesan natural (alami), partisi jenis kayu juga mudah dibersihkan.

Kelebihan lainnya yaitu kita dapat mendesain partisi ini dengan ketebalan tertentu sehingga dapat meletakkan hiasan pada partisi tersebut.

  • Tanaman

Tanaman dalam pot adalah pilihan paling cocok untuk membentuk partisi. Kesan natural dan sejuk dalam ruangan sangat mudah didapat pada partisi ini.

Tips Memilih Partisi di Model Arsitektur Rumah Minimalis 2 Lantai

arsitektur rumah minimalis 2 lantaiKhusus untuk gaya arsitektur rumah minimalis 2 lantai atau lebih, ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan dalam memilih partisi bagi rumah anda

  • Dalam memilih dan membeli partisi, biasanya sesuaikan dengan tujuan serta lokasi penempatan. Untuk partisi yang akan digunakan di rumah, pastinya partisi dengan model dan desain yang unik serta artistik lebih disukai.
  • Partisi tersebut harus menyediakan tempat bagi pemilik rumah untuk berkreasi.
  • Pertimbangkan juga material yang tepat. Usahakan jangan memilih partisi berbahan kaca bila Anda memilik anak kecil di rumah.

Perlu menjadi catatan bahwa partisi tak harus selalu dibuat dengan membuat dinding.
Bisa dengan kain atau juga karpet yang memiliki bahan dan warna berbeda, menyesuaikan ruangan.
Cara lain yakni dengan menggunakan pot atau mungkin rak buku, sehingga tidak memberikan kesan kaku.

Demikianlah artikel kami tentang Partisi Gaya Arsitektur Rumah Minimalis 2 Lantai, semoga dapat menambah pengetahuan dan menginspirasi anda untuk dapat di aplikasikan pada rumah impian anda.  Apakah Anda berencana melakukan renovasi atau membangun rumah dan saat ini sedang mencari konsultan jasa desain arsitektur?, Hubungi kami, tim Arsitek Rumahan untuk desain rumah dan bangunan anda

Baca juga.

  1. Ide Pagar Rumah Minimalis 1 Lantai
  2. Karakteristik Arsitektur Rumah Minimalis
  3. Gambar Rumah Modern Masa Kini

 

 

Comments are closed.

UA-68162476-1
%d bloggers like this: